Puskesmas Kota Baru Siaga Cegah DBD, Pastikan Pelayanan Kesehatan Optimal di OKU Timur
KOTABARU – Puskesmas Kota Baru di Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, terus meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Langkah tersebut dilakukan melalui pelayanan kesehatan di dalam maupun luar gedung, edukasi kepada masyarakat, serta kesiapsiagaan penanganan kasus DBD di wilayah kerja Puskesmas.
Puskesmas yang berlokasi di Desa Kota Baru Induk itu membawahi empat desa, yakni Desa Kota Baru, Desa Kota Baru Barat, Desa Kota Baru Selatan, dan Desa Suko Mulyo.
Kepala Puskesmas Kota Baru, Idial, SKM, M.Kes, mengatakan seluruh program kesehatan berjalan sesuai rencana dan ketentuan yang berlaku. Menurutnya, pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus dioptimalkan guna mendukung visi pembangunan daerah “OKU Timur Maju Lebih Mulia”.
“Pelayanan kesehatan di luar gedung seperti posyandu dan program kesehatan lainnya berjalan lancar serta mendapat respons positif dari masyarakat,” ujar Idial saat ditemui di ruang kerjanya.
Puskesmas Kota Baru Siaga Pencegahan DBD
Dalam upaya pengendalian DBD di OKU Timur, Puskesmas Kota Baru tetap siaga menghadapi potensi penyebaran penyakit tersebut, terutama saat kondisi cuaca yang mendukung berkembangnya nyamuk.
Idial mengimbau masyarakat segera melaporkan kepada Dinas Kesehatan maupun pihak Puskesmas apabila ditemukan lingkungan yang berpotensi menjadi sarang nyamuk penyebab DBD.
“Jika ditemukan kasus, tim Puskesmas akan turun langsung melakukan fogging sekaligus memberikan edukasi terkait langkah pencegahan DBD kepada masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pengendalian DBD tidak cukup hanya mengandalkan fogging. Menurutnya, pencegahan paling efektif harus didukung dengan menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat secara konsisten.
“Lingkungan yang bersih dan perilaku hidup sehat sangat penting untuk mengurangi risiko penyebaran DBD,” tambahnya.
Komitmen Pelayanan Transparan
Selain pelayanan lapangan, Puskesmas Kota Baru juga terus meningkatkan kualitas pelayanan di dalam gedung. Salah satu langkah yang dilakukan ialah menyediakan kotak pengaduan dan saran bagi masyarakat.
Idial menyebutkan, hingga saat ini respons masyarakat terhadap pelayanan dan program kesehatan yang dijalankan Puskesmas Kota Baru dinilai cukup baik.
Terkait isu dugaan pungutan liar atau pemotongan anggaran di salah satu fasilitas kesehatan di Kabupaten OKU Timur, Idial menegaskan praktik tersebut tidak terjadi di Puskesmas Kota Baru.
“Semua anggaran digunakan langsung untuk pelayanan dan kegiatan Puskesmas melalui rekening resmi tanpa adanya pemotongan,” tegasnya.
Ia memastikan Puskesmas Kota Baru akan terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang transparan, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Puskesmas Kota Baru akan terus berupaya memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat OKU Timur sesuai arahan Bupati untuk mewujudkan ‘OKU Timur Maju Lebih Mulia’,” tutupnya.*



